Wisata Berkuda di Trawas Mojokerto

Akhir tahun 2017 yang juga bertepatan dengan masa liburan anak sekolah kami sekeluarga berkunjung ke Mojokerto sebuah kabupaten di Jawa Timur dan kota di mana saya tinggal sewaktu kecil. Selain ada beberapa keperluan keluarga, ada acara reuni teman - teman SMPN juga di Bulan Desember 2017. Trawas yang memiliki hawa pegunungan yang sejuk dan panorama keindahan alam pegunungannya juga memang menjadi destinasi favorit wisata di Kabupaten Mojokerto. Jarak tempuh yang dekat hanya 20-30 menit dan jalan raya yang halus dan lebar kini mempermudah akses menuju ke Trawas.

Kami sekeluarga pun ingin mencoba lagi sensasi berkuda di kawasan Villa Dharma Raya Trawas. Awalnya anak - anak saja yang dengan antusias ingin naik kuda. Berani, tidak takut? Mereka pun serentak menjawab berani. Tarif berkuda pun relatif terjangkau, hanya Rp 25.000 saja bisa menyewa satu ekor kuda untuk ditunggangi dan berkeliling di seputar area Villa Dharma Raya. Anak - anak pun berkuda ditemani pemandu yang sekaligus pemilik kuda berkeliling di area villa. Terlintas senyum dan kadangkala tawa gembira di wajah lucu mereka. "Sing penting hepi jarene."

Sementara, saya menikmati secangkir kopi hangat dan goreng pisang menunggu di Warung Sumilir Dharma Raya Trawas. Makanan tradisional seperti rujak cingur, bakso, gado - gado dan jus alpukat/mangga juga dipesan sembari menikmati segarnya hawa dan keindahan lereng Gunung Penanggungan. Warung Sumilir Dharma Raya Trawas ini kini diperluas dengan arena bermain sederhana bagi anak - anak seperti ayunan dan sejenisnya. Harga makanan dan minuman juga sangat terjangkau.

Akhirnya, saya sendiri pun terpikat untuk mencoba setelah melihat kuda berwarna abu - abu yang gagah dan kokoh. Anak - anak dan istri pun turut serta lagi berkuda sekali lagi. Awalnya agak kesusahan untuk naik ke pelana kudanya karena celana saya terlalu ketat ditambah berat badan yang lumayan. Saya pun mencari tempat yang agak tinggi untuk mempermudah naik ke punggung kuda. Bagi pemilik kuda mungkin bukan hal yang susah karena sudah terbiasa.

Pemilik kuda pun memberitahu untuk mengikuti gerakan pinggul kuda supaya nyaman dan ringan. Geal geol kiri kanan, tetapi kadangkala tubuh ini tidak seiring dengan pinggul kuda dan agak rumit juga menyeimbangkan berat badan tetapi setelah beberapa meter menapaki jalan raya akhirnya bisa menyesuaikan dan memang benar terasa lebih nyaman. Di Trawas juga terkenal dengan hasil perkebunan duriannya, dan di sepanjang jalan utama banyak sekali pedagang - pedagang yang menjual durian dan hasil perkebunan lainnya seperti alpukat, sirsak, pisang, ubi dan sayuran segar.

Bagi yang ingin mencoba sensasi menginap di kamar kapsul juga tersedia di Hotel Grand Whiz yang lokasinya juga sangat berdekatan dengan panorama keindahan lereng Gunung Penanggungan. Di Area Grand Whiz Hotel juga menawarkan beberapa fasilitas kegiatan seperti:

  • Outbound Training
  • Team Building
  • Outing & Gathering
  • Fun Adventure
  • War Games
  • Family Outbound

Kenangan indah akhir tahun 2017 di Trawas Mojokerto akan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan semoga bisa berkunjung kembali di waktu mendatang.