Video Sea Walker Tanjung Benoa Nusa Dua Bali

Baru pertama kali ini mencoba sensasi berjalan di dasar laut dan memberi makan ikan hias yang ada di dasar laut Tanjung Benoa Nusa Dua Bali. Meskipun hasil kamera tidak setajam yang saya harapkan karena sewa kamera waterproof bawah air merupakan satu paket dengan harga Sea Walker yang ditawarkan oleh operator di lokasi. Seandainya menggunakan GoPro Hero5 mungkin hasilnya lebih menawan, apalagi kalau GoPro Hero6 akan lebih spektakuler lagi hasil jepretan fotografi bawah lautnya.

Masih bersama sobat karibku Gus Doel, kami menunggu giliran di dermaga yang tersedia agak jauh dari bibir pantai Tanjung Benoa. Dermaga apung ini sesekali terhempas ombak kecil dan seperti main ayunan saja. Kami pun bersiap memakai boot sebagai pelindung kaki dan terlihat helm sea walker diujung dermaga. Instruktur memberikan beberapa instruksi atau insyarat yang harus kita hafal sebagai kode komunikasi di dasar laut karena tidak memungkinkan untuk bicara bebas seperti di darat.

Helm sea walker ternyata sangat berat karena terbuat dari besi atau sejenis logam lainnya. Instruktur juga menjelaskan bahwasanya nanti di dasar laut telinga akan berdenging karena suplai oksigen yang masuk ke dalam helm sea walker melalui selang. Selang beberapa menit, kami pun bergiliran satu per satu menceburkan diri ke laut dengan bimbingan instruktur yang sudah berpengalaman dan byurrr... benar juga helm sea walker ini sangat berat sekali tapi ketika memasuki kedalaman laut beban berat terasa berkurang.

Bunyi dengingan pun cukup keras juga menyebabkan telinga ini seperti sedikit turut berdenging. Untungnya dulu sewaktu SMA masih ingat pelajaran fisika, jika telinga berdenging buka saja mulut untuk mengurangi kerasnya bunyi yang ada di telinga sehingga gendang di dalam telinga tidak terasa nyeri. Sesampai di dasar laut, ternyata sudah tersedia jalur pengaman dengan pegangan yang terbuat dari besi dan juga ada tambang untuk berpegangan jika ada ombak yang menerjang tubuh.

Video SEA WALKER Tanjung Benoa Nusa Dua Bali

Kadangkala helm sea walker terasa bergerak keluar dari kepala karena hempasan ombak dan untuk menjaga kestabilan dan keamanan helm tersebut ada pegangan di bagian depannya sehingga salah satu tangan bisa memegangi helmnya serta menjaga kestabilannya. Pemandangan di bawah laut juga tidak seindah di bayangan saya, bebatuan koral kelihatan tidak tumbuh dengan sempurna mungkin karena polusi dan air laut sedikit keruh, tidak sejernih dan seindah seperti di Pulau Gili Terawangan Lombok NTB.

Akhirnya, kami pun bisa menikmati ikan - ikan hias yang mulai mendekati kami dan seakan - akan menyambut kedatangan kami berdua. Kelihatan jinak tapi susah dipegang. Mulut ingin berteriak wOwwww tapi sepertinya tidak akan terdengar jadi kami pun berkomunikasi dengan insyarat/kode jari - jari tangan. Jika helm sea walker bergerak kadang menimbulkan gelembung - gelembung air yang juga menawan. Sekitar 15 menit berada di dasar laut, kami pun kembali ke atas naik ke dermaga apung dengan bantuan instruktur. Pengalaman pertama yang sungguh mengasyikkan.