Perjalanan Wisata

  1. Wisata Trawas Trashion Carnival 2017

    Wisata Trawas Trashion Carnival 2017

    Kecamatan Trawas yang terletak di ujung sebelah tenggara dari Kabupaten Mojokerto kini terus berbenah memajukan daerahnya terutama dalam sektor pariwisata yang memang merupakan sebagai salah satu sentral pariwisata unggulan di Kabupaten Mojokerto. Kecamatan Trawas memiliki daya pesona keindahan alamnya karena diapit dua pegunungan yaitu Gunung Penanggungan dan Gunung Arjuno (Welirang).

    Lokasinya yang berada di lereng kedua pegunungan tersebut selain terkenal dengan hasil pertanian dan perkebunannya, Trawas merupakan destinasi wisata favorit warga Ibukota Surabaya dan sekitarnya, terutama warga Mojokerto. Perumahan elit berbentuk villa juga banyak dijumpai di Trawas selain Air Terjun Delundung yang juga memiliki area untuk perkemahan. Peninggalan purbakala juga bisa dikunjungi yaitu Arca Buddha (Reco Lanang, Buddha).

    Read more »
  2. Trawas Trashion Carnival 2017

    Trawas Trashion Carnival 2017Trawas Trashion Carnival 2017
    Nama Event: Trawas Trashion Carnival 2017
    Tanggal: Minggu, 20 Agustus 2017
    Jam: 12.00 - selesai
    Lokasi Start: Lapangan Trawas
    Lokasi Finish: Terminal Ketapan Rame

    Dalam rangka memperingati HUT RI ke-72 Pemerintahan Kecamatan Trawas Mojokerto kembali menggelar event akbar bertajuk "Trawas Trashion Carnival 2017" yang akan mempersembahkan puluhan kostum yang menarik dan unik untuk disaksikan bersama keluarga tercinta. Trawas Trashion Carnival 2017 ini merupakan agenda rutin tahunan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto yang sudah berlangsung 4 tahun. Pada carnival kali ini akan menampilkan parade kostum yang didesain khusus untuk acara ini dengan berbagai tema yang menarik dan dipersembahkan oleh para talent berbakat dari Kota Mojokerto dan sekitarnya.

    Kecamatan sebagai kota kecil yang diapit oleh Gunung Penanggungan dan Gunung Welirang merupakan kota tujuan wisata yang ramai dikunjungi oleh warga dari berbagai kota lain di Jawa Timur. Hawa pegunungan yang sejuk menjadi motivasi tersendiri bagi wisatawan untuk berlibur di akhir pekan melepaskan penat dan panasnya hawa perkotaan yang pada umumnya sangat panas dan bikin "gerah/sumuk/ongkep" istilah dari Moxerian (julukan baru warga kota Mojokerto). Trawas juga sangat diminati korporasi dan perkantoran dan dinas pemerintahan dalam melaksanakan kegiatan outbound, rapat dinas, training, dan kegiatan berencana lainnya.

    Read more »
  3. Tanjung Benoa Watersport Scuba Diving

    Tanjung Benoa Watersport Scuba Diving

    Tanjung Benoa Bali yang terletak di ujung tenggara Pulau Bali merupakan lokasi yang juga dikenal dengan wahana olahraga air (Water Sport/Marine Sport Adventure) seperti jet ski, banana boat, scuba diving, snorkeling, parasailing, seawalker, flying fish, mangrove forest tour, jet ski ride, rolling donut, dan atraksi yang terbaru yaitu flyboard.

    Oleh karena itulah, Tanjung Benoa Watersport sebagai pusat wisata Bahari yang paling dekat dikunjungi dari area Denpasar, Kuta, Sanur dan Nusa Dua sendiri. Tanjung Benoa Bali memiliki karakteristik pantai yang bersih, berpasir putih, air laut yang tenang, tidak terlalu dalam dan membentang panjang dari ujung utara sampai selatan.

    Paket harga (package price) watersport/marine sport adventure Tanjung Benoa Bali pun banyak ditawarkan dari para operator watersport ini. Rata - rata untuk Scuba Diving berkisar antara Rp 300.000,- tapi untuk turis/wisatawan mancanegara harga paket berkisar US $70. Hanya paket snorkeling yang termurah di sini yaitu antara Rp 100.000, sampai Rp 150.000 dan harga ini (tahun 2014) pun bisa berubah kapan saja menyesuaikan seiring laju inflasi perekonomian.

    Read more »
  4. Taman Kota Lumintang Denpasar Bali

    Taman Kota Lumintang Denpasar Bali

    Bersantai di alun - alun taman kota Lumintang di Denpasar Bali sangat cocok bagi keluarga. Ada are jogging, permainan anak - anak seperti ayunan, koleksi burung di pojok taman, dan yang terbaru yaitu pesona air mancur berwarna - warni yang dimainkan dengan alunan musik pada malam hari. Area lapangan yang luas dapat juga dimanfaatkan untuk berolahraga bagi warga Denpasar dan sekitarnya. Kadangkala, acara pameran atau bazaar juga digelar dalam rangka memperingati ulang tahun kota ataupun acara - acara lainnya.

    Pada acara dalam rangka memperingati Hari Koperasi pada Sabtu malam 22 Juli 2017 juga diadakan acara fashion show dan bazaar. Berhubung areal parkir di sebelah utara juga digunakan untuk mendirikan tenda para pedagang dan area lapangan parkir juga sedang dalam perbaikan menyebabkan pengunjung yang menghadiri acara tersebut agak kesusahan untuk mendapatkan lokasi parkir yang dekat dengan taman kota. Pagelaran musik dari grup band lokal Bali juga menghiasi acara Hari Koperasi kali ini.

    Read more »
  5. Wisata Ke Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah

    Wisata Ke Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah

    Berwisata mengunjungi peninggalan candi bersejarah "Borobudur" yang telah melegenda sebagai warisan budaya leluhur Bangsa Indonesia.

    Dalam perjalanan mudik lebaran 2017 dari Bandung menuju Mojokerto/Surabaya kali ini, kami singgah ke Candi Borobudur yang berlokasi di Desa Borobudur Magelang Jawa Tengah. Berhubung handphone yang sedang dipakai anak - anak main game sehingga harus mengalah untuk melihat arah di Google Maps. Walhasil, perjalanan sebenarnya akan lebih dekat ketika memasuki Kota Purworejo dan mengambil arah ke Magelang. Akhirnya, kami kebablasan sampai ke Sentolo seputaran Wates dan berhenti untuk istirahat.

    Read more »
  6. Candi Bajang Ratu Trowulan Mojokerto

    Candi Bajang Ratu Trowulan Mojokerto

    Sejarah Singkat Candi Bajang Ratu

    Candi Bajang Ratu ini terletak di Desa Temon Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto Jawa Timur sebagai peninggalan purbakala/arkeologi Kerajaan Majapahit tempo dulu. Diprediksi bangunan ini dibangun pada jaman keemasan Majapahit pada abad ke-14. Bentuk aristekturnya yang menyerupai gapura ini mempunyai fungsi sebagai pintu masuk/gerbang menuju bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara.

    Nama "Bajang Ratu" sendiri dalam Bahasa Jawa berarti "Raja/Bangsawan". Menurut legenda Majapahit, raja kedua yaitu Raja Jayanegera sewaktu dinobatkan untuk menjadi raja usianya masih sangat muda "Bajang" sehingga diperkirakan alasan penamaan candi ini menjadi Bajang Ratu yakni "Ratu Bajang/Bajang Ratu" yang artinya "Raja Muda". Candi ini pada jaman Raja Jayanegara juga sudah ada dan berfungsi sebagai pintu belakang kerajaan. Untuk lebih lengkap dan detilnya dapat dibaca di Wikipedia Indonesia tentang Candi Bajang Ratu ini.

    Read more »

Click here to buy custom challenge coins for free shipping, free proof and more ...